Bisnis OnlineOnline MarketingRisetSales & MarketingSocial MediaTeknologi

Menjadi Seorang Social Media Strategist

Share this good stuff:

 

Sebelumnya, mari budayakan membaca. Dengan membaca, kita dapat menambah pengetahuan. Mulai dari hal yang sepele, hingga hal yang mungkin sama sekali kita belum ketahui. Dengan membaca pula, kita dapat lebih cakap dalam berkomunikasi dan menyampaikan suatu informasi.

Silahkan menikmati 🙂

Di era globalisasi seperti sekarang ini, banyak perubahan yang telah terjadi dalam kehidupan manusia. Semua terasa lebih mudah dan praktis. Tak terasa repot dan susah.

Salah satunya dengan globalisasi, perkembangan ekonomi pun juga semakin berkembang pesat. Dalam sektor perdagangan, berdagang kini tak perlu susah-susah lagi dalam memasarkan produk. Banyak yang memilih “Onilne Shop” dalam usahanya. Bahkan banyak perusahaan besar kini menerapkan sistem marketing secara online, karena semakin banyak pengguna internet dari hari ke hari dan banyak keuntungan lainnya.

Dalam hal ini pun, muncul banyak jenis pekerjaan baru yang menguntungkan. Salah satunya Social Media Strategist, di posisi ini kita dapat mengasah kreatifitas dalam mengolah dan merangkai kalimat, serta dalam berkomunikasi. Posisi ini bergerak dibidang pemasaran. Social Media Strategist bertanggung jawab pada performa dan nama baik perusahaan.

Social Media Strategist memang bekerja di depan facebook, twitter, dan sosmed lainnya. Namun di pekerjaan ini kita tak hanya asal facebook-an atau twitter-an saja. Di sini, kita berusaha menunjukkan citra baik kepada publik tentang perusahaan yang kita sedang handle Sosial Medianya, dan mengangkat nama perusahaan tersebut. Istilah lainnya, kita mencoba men-sukseskan perusahaan mereka.

Apa sih yang dilakukan?

Macam-macam, seperti menyampaikan produk-produk baru perusahaan, acara perusahaan yang digelar untuk masyarakat luas, info-info promo dari perusahaan, meng-iklan kan produk perusahaan, sampai info menarik seputar pengetahuan umum yang masih berkaitan dengan produk dari perusahaan tersebut.

Menjadi Social Media Strategist, juga harus menyatu dengan konsumen. Artinya, kita harus bisa merespon dengan baik apa yang ditanyakan oleh konsumen mengenai produk perusahaan klien kita misalnya.

Selain menyatu dengan konsumen, menjadi Social Media Strategist, juga harus friendly. Loh kok Friendly segala? Iya, karena kita selalu berhubungan dengan konsumen dan calon konsumen. Dengan kita Friendly dan welcome pada mereka, mereka akan memberikan feedback pada kita juga berupa menyenangi produk perusahaan klien kita, selalu aktif dalam merespon postingan-postingan yang kita buat dalam fanpage itu. Tapi friendly di sini juga harus ada batasannya, maksudnya kita juga harus tetap profesional dalam berhadapan dengan mereka di sosial media dan juga kita harus tahu dan mengerti dulu target sasaran konsumen dan calon konsumen kita siapa, umur berapa, gender dan lain-lain.

Jadi, bekal apa yang harus kita persiapkan dalam menjadi seorang Social Media Strategist yang baik dan mumpuni?

Selain paham dengan macam-macam sosial media, kita juga harus berminat mencari bahasan tentang hal yang sedang fresh dan nge-trend di saat ini, sedikit-sedikit mengerti dan mempelajari tentang desain. Loh kok sampe desain segala sih?

Iya, karena kita harus bervariasi dalam membuat postingan. Tidak hanya sekedar kata-kata, di setiap postingan harus kita selingi dengan gambar menarik dan penjelasan. Ini membuat konsumen senang dan tidak bosan.

Jadi, sudah tertarik untuk menjadi Socal Media Strategist?

Salam! 🙂

Facebook Comments
Share this good stuff:
Previous post

Tak Perlu Khawatir Salah Kirim Email Dengan Undo Send Gmail

Next post

Bagaimana Cara Menulis Iklan Adwords Berkualitas Tinggi - PART 1

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published.