Bisnis OnlineOnline Marketing

Mengenal Niche dalam Blog dan Website

Share this good stuff:

Bagi seorang blogger ataupun orang-orang yang berkecimpung di dunia internet marketing pasti tak asing dengan istilah niche. Namun tak jarang mereka hanya mendengar istilah tersebut tanpa tahu makna yang sebenarnya. Padahal niche dalam dunia marketing merupakan cara untuk mendapatkan untung yang besar. Kalau mau untung besar berarti harus tahu tentang niche dulu, begitu ya? Baiklah mungkin Anda sudah bertanya-tanya apa itu niche sebenarnya. Nah, kalau mau tentang niche, sebaiknya simak penjelasan yang telah dirangkum oleh tim Internet Marketing berikut ini..
Apa Itu Niche?
Jadi, dalam blog atau website akan membahas satu topik tertentu dan tidak membahas banyak topik. Nah topik tertentulah itulah yang dinamakan niche. Suatu blog tidak membahas banyak topik karena dianggap akan membingungkan pengunjung. Contohnya, jika Anda punya blog, Anda mengambil sebuah topik tentang Kesehatan, maka blog Anda harus memuat informasi tentang kesehatan saja. Jangan membahas tentang internet ataupun hal yang nyeleweng dari topik utama Anda. Nah kesehatan itulah yang dinamakan niche. Anda mengambil sebuah topik kesehatan yang akan menjadi bahan konten di blog dan website Anda.

Apa Untungnya Menerapkan Niche pada Blog dan Website?
Banyak keuntungan yang didapat jika Anda menerapkan niche ini pada blog dan website Anda, seperti:

  1. Akan memudahkan orang lain untuk mencari topik yang benar-benar dikhususkan untuk dicari.
  2. Akan muncul sebagai website otoritas karena topik yang dibahas selalu sama. Dan Google pun akan menganggap unik website dan blog yang menerapkan niche.
  3. Dengan menerapkan niche, akan mudah mengoptimasi website karena hanya terfokus pada niche. Hal ini baik pula untuk menjalankan SEO, karena niche yang sama.

Lalu apa saja jenis Niche?
Jenis niche dibagi menjadi empat menurut John James Robinson, yaitu:
1. Whole-Niche
adalah niche blog yang membahas topik secara keseluruhan. Contohnya jika blog Anda mempunyai topik tentang bisnis online, maka isinya akan membahas semua topik, mulai dari cara memulai bisnis online, keuntungan bisnis online, dll.

2. Broad-niche
adalah niche yang tidak membahas secara keseluruhan, tapi tetap membahas sebagian besar topik utama tersebut. Misal jika niche Anda bisnis online, maka broad-nichenya bisa manfaat bisnis online bagi konsumen, dll.

3. Themed-niche
adalah niche yang hanya mempunyai suatu topik tertentu dari niche tersebut. Misal jika Anda mempunyai niche bisnis online, maka bahasannya bisa optimasi AdWords untuk bisnis online.

4. Micro-niche
adalah niche yang sangat sempit dan memang hanya membahas hal-hal sangat detail. Contohnya adalah membahas tentang keyword planner pada google adwords.

Demikian itulah tentang niche blog dan website, semoga Anda akan lebih mengerti tentang niche dan dapat menentukan niche yang baik untuk website Anda. Salam Internet Marketing.

Facebook Comments
Share this good stuff:
Previous post

5 Handphone Termahal di Dunia, Minat Memilikinya?

Next post

4 Penyebab Bisnis Online Sulit Berkembang di Dunia Marketing

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published.