Iklan PPCOnline MarketingSEOSocial Media

FREE TRAFFIC VS PAID TRAFFIC: PILIH MANA?

Share this good stuff:

Free Traffic vs Paid Traffic – Traffic website adalah lalu lintas yang ada di website. Traffic dalam website merupakan hal sangat penting, mengingat dengan adanya traffic website Anda dapat mengukur seberapa berpengaruhkah website Anda untuk menjalankan bisnis.

Awal-awal membangun sebuah website pasti traffic yang dihasilkan tidak terlalu memuaskan, itu hal yang wajar karena website kita belum dioptimasikan. Namun jika website tersebut sudah lama dibangun, namun traffic yang dihasilkan tidak terlalu memuaskan, apa yang bisa kita lakukan? Untuk mendapatkan traffic yang maksimal diperlukan strategi yang optimal pula. Ada banyak cara untuk meningkatkan traffic. Baik itu traffic di dalam website atau traffic di akun sosial media yang kita punya. Anda bisa menentukan apakah untuk meningkatkan traffic, Anda memilih cara yang berbayar atau yang gratisan. Tentu hasil yang diberikan juga berbeda. Kali ini tim Internet Marketing akan membahas tentang free traffic dan paid traffic. Untuk selanjutnya Anda dapat menentukan mana yang terbaik untuk digunakan.

1. FREE TRAFFIC
Jangan ditanya lagi, pasti banyak orang yang lebih suka gratisan ketimbang harus mengeluarkan uang. Free traffic ini menawarkan kemudahan dengan layanan gratis yang diberikan. Free traffic bisa Anda dapatkan dengan mengakses berbagai macam sosial media yang digemari publik, seperti Facebook, Instagram, Twitter, ataupun yang lainnya. Anda bisa bebas mempromosikan website ataupun bisnis Anda dengan media sosial tersebut.

Selain sosial media, adapula berbagai macam search engine yang bisa digunakan sebagai free traffic, seperti Google contohnya. Anda bisa mempromosikan website dan bisnis Anda dengan metode Search Engine Optimization atau SEO.

Namun dibalik kata Gratis yang dapat menyita perhatian, ada berbagai kelemahan yang didapatkan dari Free traffic itu sendiri, diantaranya adalah:

  • Membutuhkan waktu senggang untuk optimasinya
  • Butuh waktu yang panjang untuk merasaka hasilnya
  • Sulit untuk di skalakan
  • Sulit menerima perubahan karena seluruh usaha akan hilang jika terjadi perubahan

2. PAID TRAFFIC
Jika free traffic merupakan cara gratisan, maka ada paid traffic yang jika ingin memanfaatkannya harus membayar dengan budget yang terbilang tidak sedikit. Namun paid traffic bisa Anda gunakan jika Anda termasuk orang yang sibuk dan tidak memiliki banyak waktu untuk melakukannya sendiri. Paid traffic yang populer dan sering digunakan adalah seperti iklan-iklan digital, contohnya Google Adwords, Facebook Ads, Instagram Ads, Youtube Ads, dan yang lainnya. Ada banyak kelebihan dari paid traffic itu sendiri, seperti:

  • Tidak butuh waktu yang lama
  • Hasilnya pun akan cepat terasa
  • Mudah untuk diskalakan
  • Biasanya terjadi perubahan akibat penyempurnaan fitur-fitur sebelumnya. Jadi traffic yang dihasilkan juga akan lebih maksimal.

Itulah beberapa perbedaan dari paid traffic dan free traffic. Anda bisa menentukan ingin memilih paid traffic atau free traffic sesuai dengan kebutuhan yang Anda perlukan. Semoga bermanfaat.

Facebook Comments
Share this good stuff:
Previous post

5 Rahasia Sukses ala Bos Facebook, Mark Zuckerberg

Next post

Sering Gonta-Ganti Template Blog? Hati-Hati Akan Dampak Buruknya

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published.