Entrepreneurship

Cara Mencari Karyawan Yang Tepat Untuk Bisnis Kecil

Share this good stuff:

Tenaga kerja merupakan salah satu faktor yang akan menentukan usaha anda kedepannya nanti. Ketika anda memulai sebuah bisnis kecil namun anda dituntut dengan pekerjaan yang sangat banyak maka mau tidak mau anda harus mencari tenaga untuk membantu menjalankan bisnis yang sedang anda jalankan.

Sebelum anda memutuskan untuk merekrut tenaga kerja banyak sekali hal-hal yang harus anda perhatikan. Hal ini dikarenakan anda akan menerima orang baru yang akan mempengaruhi keberhasilan bisnis yang sedang anda rintis. Dengan kenyataan tersebut maka anda tidak bisa memilih karyawan dengan sembarangan. Adapun cara memilih karyawan yang terpercaya dapat anda lihat dalam uraian berikut ini.

Tips mencari karyawan terpercaya untuk bisnis kecil

Carilah referensi

Mencari tenaga kerja bisa sangat menghabiskan waktu, tenaga dan biaya. Jika bisnis anda masih rintisan, coba manfaatkan network atau koneksi yang ada di sekitar anda. Ini adalah cara termudah dan termurah menurut saya. Coba bertanya pada koneksi anda tentang kenalan mereka atau minta tolong diberikan informasi mengenai seseorang yang menurut mereka cocok dengan posisi pekerjaan yang anda tawarkan.

Jika ada yang memberi kontak atau referensi, perhatikan seperti apa referensi yang rekan anda berikan pada anda. Ini akan menjadi penilaian pertama untuk anda. Jika referensi cukup meyakinkan, silahkan follow up ke proses yang selanjutnya.

Mengetahui motivasi dari calon karyawan

Tanyakan motivasi sebenarnya dari calon karyawan anda, apakah dia benar-benar berdedikasi untuk usaha anda ataukah hanya menggunakan perusahaan anda sebagai batu lompatan saja. Ingat anda sedang memulai bisnis kecil jangan sampai anda menghabiskan banyak uang, waktu dan tenaga untuk melakukan kegiatan rekruitmen yang berulang-ulang.

Namun anda tidak perlu skeptis menghadapi calon karyawan yang terlihat mencari batu loncatan. Kenali karakter dan kelebihannya. Apakah dia bisa membawa impact yang besar meski hanya dalam waktu singkat. Jika iya, maka ajaklah dia bekerja sama. Kemudian berikan kesan yang terbaik mengenai bisnis anda. Dia bisa menjadi koneksi jangka panjang yang mungkin akan lebih berguna bagi bisnis anda dibandingkan ketika dia menjadi karyawan.

Melakukan uji kompetensi

Bahasa sederhananya adalah lakukan tes kemampuan. Anda bisa memberikan ujian tertulis atau ujian praktek yang dirasa berguna untuk anda menyeleksi calon karyawan. Mungkin anda juga harus mempelajari sendiri mana metode yang tepat dalam mengetahui kemampuan calon karyawan jika anda belum memiliki divisi HRD.

Tujuan dari uji kompetensi ini adalah mencari kandidat terbaik bagi bisnis anda. Jadi perhatikan betul-betul anda punya “standar kompetensi”. Meski anda masih merintis bisnis, karyawan anda adalah orang-orang yang menjadi pondasi bisnis anda.

Mengenali karakter kandidat

Terkadang kita hanya memikirkan skill atau kemampuan tanpa mempertimbangkan karakter. Jika uji kompetensi adalah tentang kemampuan, maka pengenalan karakter adalah tentang bagaimana mereka bisa cocok bekerja di posisi yang dibutuhkan dan juga bisa bekerja sama dalam tim.

Disini anda perlu mengajukan pertanyaan yang bersifat personal tapi masih dalam batas wajar profesional. Contohnya adalah dengan memberikan pertanyaan studi kasus yang tidak memiliki jawaban paling benar. Pertanyaan seperti ini sebenarnya ditujukan untuk mengenali karakter kandidat.

Pahami hukum ketenagakerjaan

Dengan memahami hukum ketenagakerjaan maka usaha anda juga semakin lancar. Pahamilah hukum ketenagakerjaan yang berlaku seperti waktu cuti, cuti melahirkan, hak untuk istirahat serta beberapa hak karyawan lainnya yang berkaitan dengan hukum.

Selain menjamin bahwa perekrutan tenaga kerja tidak melanggar hukum, anda juga bisa menawarkan benefit agar kandidat juga lebih tertarik untuk bekerja pada anda.

Menjelaskan pekerjaan secara lengkap

Ketika hendak merekrut karyawan maka jelaskan terlebih dahulu mengenai detail pekerjaan yang akan dia jalani. Dengan anda menjelaskan detail pekerjaan maka karyawan anda akan mengerti mengenai kewajiban serta haknya.

Kesalahan klasik para pebisnis pemula adalah tidak menjelaskan role apa saja yang kemungkinan akan karyawan jalani. Jika tidak sesuai dengan yang dibayangkan, biasanya karyawan anda malah akan kerja asal-asalan nantinya. Mereka akan merasa tidak dihargai karena pekerjaan yang diberikan tidak sesuai dengan perjanjian di awal.

Jika karyawan keluar karena hal kecil seperti ini, anda membutuhkan tenaga dan waktu lagi untuk mencari yang baru. Belum lagi akan ada bad review dari mantan karyawan yang membuat orang lain enggan kerja pada bisnis anda.

Jelaskan visi bisnis

Beri calon kandidat penjelasan atas visi bisnis yang anda lakukan. Kemudian beri mereka waktu untuk merespon dan berkomentar mengenai visi ini. Anda akan lebih bisa melihat respon seperti apa yang cocok dengan visi bisnis anda.

Perjelas value kandidat

Sebagai pengusaha pastinya kita ingin mempekerjakan karyawan yang cakap namun dengan gaji yang lebih murah. Hati-hati dengan pola pikir seperti ini. Sama seperti bisnis yang kita lakukan, ada harga ada rupa. Jika merekrut seseorang dengan harga lebih tinggi tapi bisa membawa dampak besar bagi bisnis kita untuk jangka panjang, kenapa tidak.

Itulah beberapa cara yang dapat anda lakukan untuk ketika hendak merekrut karyawan baru. Semoga dengan menggunakan cara di atas anda dapat menemukan tenaga kerja yang cakap, jujur dan bertanggung jawab. Sekian informasi yang dapat kami berikan, selamat mencoba dan semoga keberhasilan selalu berpihak kepada anda.

Facebook Comments
Share this good stuff:
Previous post

10 Bisnis Online Untuk Ibu Rumah Tangga Yang Ingin Punya Penghasilan Tambahan

Next post

This is the most recent story.