SEOSocial Media

Cara Bisnis Kecil agar Dapat Bersaing dengan Bisnis Besar Menggunakan SEO dan Media Sosial

Share this good stuff:

Pasti Anda pernah membayangkan bagaimana rasanya jika bisnis Anda harus bersaing dengan perusahaan-perusahaan yang jauh lebih besar. Mereka punya segalanya, sedangkan Anda memiliki batasan dalam hal keuangan, waktu, dan pengetahuan. Dan kenyataannya adalah cara untuk menemukan konsumen adalah salah satu yang menjadi fokus utama pemilik bisnis kecil dan sebagian besar memang menyatakan itu adalah permasalahan paling berat yang mereka hadapi.

Lalu bagaimana bisa bisnis kecil dengan seenaknya bergerak maju sedikit demi sedikit dengan perusahaan yang besar? Semua itu bisa dimulai dari fokus pada dua strategi marketing online: SEO dan media sosial.

Keuntungan terbanyak bisnis kecil berasal dari media sosial

Tidak bisa dipungkiri memang pendapatan terbesar dari bisnis kecil adalah berasal dari media sosial. Berarti cukup jelas bahwa kampanye pemasaran yang bisa berjalan dengan baik dapat memberikan dampak yang besar untuk bisnis kecil. Anda juga harus mempertimbangkan kemungkinan akun yang bisa digunakan agar bisa menjadi viral dan berkembang dengan pesat selama periode waktu yang singkat.

Jika Anda sudah memahami siapa target audience dan bagaimana cara berkomunikasi dengan mereka di media sosial, Anda tidak hanya akan mendapatkan pendapatan tetapi juga konsumen yang loyal, yang akan melakukan bisnis dengan Anda secara berulang-ulang. Lebih detail Anda bisa membaca artikel mengenai 5 Tips untuk Meningkatkan Loyalitas Konsumen.

Menangkan persaingan dengan SEO

Tidak bisa dipungkiri bahwa mesin pencari selamanya akan berubah dalam cara kita menemukan informasi dan dalam hal pemasaran bisnis. Anda bisa melakukan sedikit survey dengan memasukkan jenis pencarian long-tail keywords dan short keywords untuk melihat situs apa saja yang muncul. Biasanya perusahaan besar akan menggunakan short keywords, dimana Anda memiliki kesempatan untuk menyaingi mereka menggunakan long-tail keywords.

Misalnya, jika Anda mencoba melakukan pencarian dengan menggunakan kalimat “baju batik” di Google, mungkin halaman pertama hasil pencarian Anda akan menemukan banyak situs seperti Zalora, Blibli, Tokopedia, OLX, Lazada, Elevenia, dan situs-situs lainnya. Sedangkan jika Anda mencari dengan menggunakan kalimat “baju batik untuk wanita dengan kualitas terbaik”, maka hasil pencarian di halaman pertama mungkin Anda masih akan mendapati ada situs Elevenia, BliBli, atau yang lainnya, tapi menurut Anda apakah jumlah mereka lebih banyak dari hasil pencarian yang sebelumnya?

Ini merupakan kesemapatan bagi bisnis Anda untuk memenangkan persaingan dengan menggunakan long-tail keywords. Seperti yang sudah disebutkan di awal, bawah cara orang-orang melakukan pencarian di Google telah berubah. Banyak pengguna lebih menyukai menggunakan long-tail keywords. Karena dipengaruhi oleh tren fitur pencarian menggunakan suara. Ditambah dengan adanya asisten pribadi di smartphone seperti Siri, Google Assistant, dan Bixby. Pengguna internet jadi lebih menyukai menggunakan kalimat yang panjang atau bahkan kalimat tanya untuk melakukan pencarian di mesin pencari seperti Google. Tetapi jika Anda ingin mengetahui apa dampak bagi fitur puasa ini terhadap SEO, Anda bisa membaca artikel mengenai Pengaruh Fitur Pencarian Suara Terhadap SEO.

Strategi SEO yang efektif

Untuk permulaan, sebaiknya mengambil pendekatan niche, karena idealnya bisnis Anda akan memenuhi target audience yang cukup sempit. Lebih baik Anda fokus pada demografis yang lebih kecil dan menjadi perusahaan yang terbaik yang mampu memenuhi kebutuhan mereka yang unik. Terutama mengenai kata kunci atau keywords yang sudah dijelaskan sebelumnya. Anda dapat mempercepat kampanye SEO Anda dengan menjalin dan menjaga hubungan dengan beberapa stakeholder dan melakukan publikasi di media massa.

Beberapa strategi yang lainnya adalah:

  • Membuat konten berdasarkan tujuan mereka (seperti menjawab pertanyaan umum dan menempatkan titik kesakitan konsumen),
  • Menampilkan optimisasi on-site (seperti menyantumkan keywords pada URL Anda, headers, meta deskripsi, dan lain-lain),
  • Mengoptimalkan situs Anda untuk smartphone.

Strategi media sosial yang ampuh

Media sosial memberikan kesempatan pada bisnis kecil untuk menunjukkan identitas mereka dan membangun hubungan personal dengan target audience mereka  Tunjukkan alasan konsumen memilih perusahaan Anda. Hal lain yang juga penting adalah mengundang partisipasi konsumen Anda dengan like, retweet, memberikan komentar, mengundang konsumen agar terhubung dengan website bisnis Anda, memancing sebuah diskusi, dan lain-lain. Orang-orang menyukai memberikan feedbacks melalui media sosial, yang memberikan bisnis kecil untuk memperkuat hubugan dengan mereka dan bisa lebih cepat memperbaiki situasi jika ada umpan balik yang bersifat negatif.

Setiap media sosial memiliki demografis pengguna yang berbeda tetapi juga bisa menarik segmen yang berbeda. Misalnya, Anda bisa memilih Pinteret sebagai media untuk mempromosikan brand Anda yang targetnya adalah perempuan, karena 81% pengguna pinterest adalah perempuan.

Beberapa strategi lainnya adalah:

  • Menggunakan konsep desain tampilan media sosial yang konsisten dengan website Anda untuk memperkuat identitas brand Anda,
  • Otentik,
  • Menyediakan konten yang benar-benar berguna dan bernilai,
  • Menggunakan gambar atau video,
  • Mempertahankan kehadiran yang konsisten,
  • Gunakan cara analisis untuk menguku dan membuat penyesuaian konten,
  • Pertimbangkan menggunakan Hootsuite dan Buffer untuk mengubah aspek-aspek pemasaran Anda ke bentuk otomatis, seperti menjadwalkan postingan.
Facebook Comments
Share this good stuff:
Previous post

Cara Pemasaran untuk Bisnis Praktek Kesehatan

Next post

Cara Mengetahui Jika Pembaca Bosan dengan Konten Anda

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published.