Bisnis OnlineOnline MarketingSales & Marketing

Berhentilah Membangun Trafik dan Mulailah Membuat Konversi dengan Ikuti Cara-cara Ini

Share this good stuff:

Dalam skema yang besar, membangun trafik secara besar-besaran bukanlah sesuatu yang penting, tetapi justru membuat konversi dari trafik tersebut. Membangun trafik sama halnya dengan membangun sebuah pusat perbelanjaan atau shopping mall. Anda bisa saja mengajak orang-orang untuk mengunjungi mall Anda dengan mudah, hanya jika Anda memiliki beberapa toko yang sedang buka dan berjualan, tetapi kemungkinan besar orang yang berkunjung ke mall Anda tidak akan menjadi konsumen. Anda harus memberi alasan bagi mereka agar tetap tinggal.

Sebuah website bisa saja mempunyai ide yang sangat baik, tetapi jika tidak difokuskan pada konversi, maka website itu bisa dianggap gagal. Jadi, berikut ini adalah cara membuat trafik website Anda bisa menjadi konversi:

Memahami mindset yang tepat

Trafik dan konversi adalah sama-sama penting untuk website Anda. Hanya saja Anda perlu membuat pilihan mana yang perlu didahulukan. Dikarenakan perhitungan konversi bergantung pada trafik, maka trafik harus menjadi fokus utama Anda, kemudian konversi. Tetapi Anda perlu melihat konversi tidak hanya sebagai sekumpulan angka-angka karena jika Anda terobsesi dengan konversi, Anda akan gagal. Konversi adalah strategi jangka panjang, bukan kemenangan yang sesaat. Sekarang, setelah mindset Anda mengenai konveri sudah tepat dan benar, mari kita simak langkah berikutnya.

Mempublikasikan konten yang tepat

Kekuatan website yang terbesar terletak pada kontennya. Pada kenyataannya, jika blog Anda memiliki konten yang kurang menarik, maka Anda bisa gagal. Jika Anda membuat konten yang berlebihan, Anda gagal. Jika Anda membuat konten yang tidak relevan dengan pembaca Anda, Anda gagal. Jadi sangat penting bagi Anda untuk mempunyai konten website yang tepat.

Pertama, Anda harus memutuskan jenis konten apa yang akan Anda sajikan pada pembaca. Ada banyak pilihan untuk dipilih, seperti blog post, webinar, dan podcast, dan jenis konten yang lainnya. Tapi bagaimana Anda bisa tahu konten mana yang tepat? Anda bisa menjawab pertanyaan ini dengan melihat audience Anda. Misalnya, jika Anda mengetahui bahwa audience Anda menyukai konten-konten yang berisi tips dan trik tentang sesuatu, Anda bisa menggunakan blog post. Disisi lain, ada juga pembaca yang lebih menyukai podcast.

Membuat konversi dengan mudah

Jika Anda ingin mengubah pengunjung menjadi konversi, Anda perlu mempermudah proses tersebut. Jika pembaca Anda menyukai konten Anda tetapi mereka tidak bisa menemukan cara yang mudah untuk berlangganan informasi atau membeli produk Anda, maka Anda akan kehilangan mereka. Ada beberapa elemen yang harus Anda ketahui jika Anda ingin meningkatkan nilai konversi Anda:

  1. Membuat penawaran yang sangat menarik

Pertama-tama: Jika penawaran Anda sendiri tidak mengesankan pembaca Anda, maka Anda akan mendapatkan 0 (nol) konversi. Untuk membuat penawaran yang sangat menarik, Anda harus mengetahui apa yang pembaca Anda inginkan. Pelajari psikografik pembaca Anda untuk menemukan apa yang mengendalikan audience Anda untuk mengambil tindakan tertentu dan kenapa audience Anda melakukan kegiatan tersebut.

Di sisi lain, jika penawaran Anda tidak spesifik, relevan, atau bernilai, maka pembaca Anda tidak mempunyai alasan untuk membeli produk atau menggunakan jasa Anda. Jangan bertele-tele dengan penawaran Anda agar terlihat seperti pemasaran yang baik. Penawaran Anda seharusnya ditargetkan pada pembaca Anda yang secara spesifik. Penawaran Anda membangun pondasi yang mana akan membentuk konversi Anda.

  1. CTA (Call-to-Action)

Salah satu cara yang terbaik untuk menulis CTA adalah dengan menjadi spesifik. “Beli sekarang” dapat berarti apa saja, tetapi “Download Ebook Gratis Ini Sekarang” akan memberikan gambaran pada pembaca tentang apa yang bisa mereka dapatkan dari konten Anda. CTA harus memberi kesan ajakan pembaca untuk melakukan penelusuran informasi di dalam website Anda. Bukan memberi kesan yang menjual sesuatu. Selain itu, desain juga penting. CTA Anda harus eye-catching di mata pembaca sehingga mereka dapat dengan mudah menemukan dan me-kliknya.

  1. Popups

Bagi sebagian orang, popups mungkin sedikit menganggu pandangan mereka, tetapi popups bisa menimbulkan rasa penasaran pembaca. Popups memainkan peran penting dalam menkonversi trafik Anda. Hal pertama yang perlu Anda tentukan adalah jenis popups apa yang akan digunakan. Sebenarnya ada dua jenis popups, yaitu exit intent overlays dan scroll-triggered scrollboxes.

Mungkin Anda pernah menjumpai popups jenis exit intent yang muncul ketika pointer mouse Anda bergerak untuk menutup tab jendela. Exit intent overlay adalah popup dengan muncul pada layar dengan ukuran penuh ketika pengguna hendak akan meninggalkan website Anda. Sedangkan scroll-triggered scrollboxes, menampilkan popup dalam ukuran yang kecil yang muncul pada samping layar. Biasanya, jenis popups ini muncul setelah Anda scroll down atau melipat halaman ke bawah. Yang terpenting adalah popup tidak seharusnya mengganggu pengalaman pengguna yang mengunjungi website Anda. Jangan menutupi konten atau membuat popup sulit ditutup. Hargai pembaca Anda.

Facebook Comments
Share this good stuff:
Previous post

Cara Mengetahui Jika Pembaca Bosan dengan Konten Anda

Next post

Harbolnas 2016 Telah Tiba: Tips Agar Nyaman Berbelanja Online

1 Comment

  1. Healthy And Beauty
    March 18, 2017 at 1:28 am

    boleh dah infonyaa

Leave a reply

Your email address will not be published.