Video Marketing

8 Industri ini Seharusnya Menggunakan Strategi Video Marketing

Share this good stuff:

Apakah Anda mengetahui bahwa Indonesia adalah negara dengan jumlah pengguna smartphone tertinggi di Asia Tenggara dan Oceania? Dilansir dari Detik, Jumat (17/6/2016), Thomas Jul, Presiden Direktur Ericsson Indonesia, mengatakan bahwa penetrasi pelanggan mobile broadband di Indonesia hampir mencapai 60%. Menariknya lagi, data tersebut menunjukkan bahwa Youtube, Whatsapp, dan BBM adalah tiga aplikasi terpopuler yang digunakan oleh pengguna smartphone Indonesia.

Disamping kebiasaan dari gaya berkomunikasi pengguna internet sekarang, selain media sosial, dapat diamati bahwa preferensi pengguna internet mulai bergerer ke video streaming. Ini adalah kesempatan yang seharusnya dimanfaatkan oleh para pemasar untuk mempertimbangkan video sebagai bagian strategi marketing mereka. Video marketing dapat menjadi satu-satunya cara untuk meningkatkan kepercayaan konsumen dan menunjang penjualan. Tapi sayangnya ada beberapa jenis bisnis atau organisasi yang jarang menggunakan strategi video marketing, dan bisnis tersebut adalah:

  1. SaaS (Software as a Service)

Adalah suatu model dimana suatu perangkat lunak “ditawarkan” kepada klien sebagai sebuah layanan. Kenyataannya bisnis ini belum begitu dikenal oleh masyarakat, sehingga video menjadi hal yang seharusnya digunakan untuk melakukan kegiatan promosi mereka. Video marketing penting untuk membangun brand yang kuat dan secara emosional menjalin koneksi dengan pengunjung website. Ketika ada seseorang yang mengakses website Anda untuk pertama kalinya, Anda hanya memiliki satu kesempatan untuk membuat impresi yang dapat diingat dengan cepat sebelum ia berpindah ke website kompetitor. Jadi, video tidak hanya meningkatkan visual website Anda tetapi juga membuat pengguna setidaknya berhenti dan menyimak isi video Anda.

  1. Travel

Pelayanan yang berorientasi pada bentuk visual, seperti travel, sebaiknya menggunakan video marketing. Meskipun gambar atau foto juga bisa digunakan, video akan membuat seseorang yang mengunjungi website Anda untuk ikut merasakan keindahan tempat-tempat wisata yang menjadi lokasi bisnis Anda.

  1. Kesehatan

Baik itu adalah rumah sakit besar yang sedang mencari perusahaan perangkat lunak kesehatan untuk suatu keperluan atau seorang pasien yang memilih dokter atau spesialis yang lokasinya paling dekat, kepercayaan mempengaruhi seseorang untuk membuat keputusan. Google telah menemukan bahwa dari 700 administrator kesehatan yang disurvey, setiap pelanggan dilaporkan menonton video untuk melihat demonstrasi produk. 79% dari penonton video tersebut melanjutkan mencari informasi ke website produsen dan 63% membahas informasi tersebut dengan orang lain.

  1. Pendidikan

Kualitas pendidikan yang diterima dapat memberikan dampak yang besar terhadap masa depan seseorang, sehingga untuk memutuskan sekolah mana yang terbaik pasti merupakan hal yang sulit dilakukan bagi sebagian besar orang. Sementara video dapat menjadi faktor kunci sebagai bahan pertimbangan seseorang untuk menentukan pendidikan yang terbaik bagi mereka.

  1. Agensi

Apa yang lebih baik dengan memberikan prospek mengenai gambaran bisnis Anda? Misalkan, ketika Anda mengunjungi website sebuah agensi, mungkin Anda akan langsung menuju “About Us” untuk mengetahui struktur organisasi dan cara kerjanya. Kenapa tidak menunjukkannya dengan video? Sehingga pengunjung bisa mengetahui tim kerja, cara kerja, dan hasil kerja agensi tersebut dengan lebih jelas.

  1. Hukum

Hukum bukan persoalan yang mudah untuk dipahami oleh masyarakat biasa atau yang buta hukum, sehingga keberadaan pengacara sangat penting untuk membantu mereka menyelesaikan perkara hukum secara bijaksana. Tentu, bagi seseorang yang sedang tertimpa permasalahan hukum sangat membutuhkan pengacara yang tepat dalam waktu yang mendesak. Dan biasanya word-of-mouth digunakan oleh firma hukum sebagai strategi marketing. Word-of-mouth memang merupakan salah satu strategi marketing yang tradisional, paling sederhana, dan seringkali menjadi efektif digunakan. Namun, seiring perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang semakin maju, kenapa tidak menggunakan video marketing? Terutama bagi firma hukum yang baru terbentuk, video marketing dapat menjadi lebih persuasif.

  1. Keuangan

Uang adalah topik yang sensitif, dan mempercayakan orang lain untuk mengatur keuangan Anda adalah hal yang sangat sulit. Seperti halnya dengan bidang hukum di atas, bisnis di bidang keuangan tentunya harus menghadapi krisis kepercayaan, seperti bank yang baru saja berdiri, untuk bisa meyakinkan masyarakat bahwa menyimpan uang mereka di bank tersebut karena pelayanan, kenyamana, dan keamanannya adalah hal yang sangat sulit. Sehingga video marketing menjadi hal yang penting dilakukan oleh pemasar dalam bidang bisnis keuangan.

  1. E-Commerce

Seperti yang kita tahu, saat masyarakat selalu terhubung dengan iklan-iklan pemasaran yang terpasang di akun media sosial mereka. Sehingga semakin banyak konsumen yang tidak hanya berbelanja di toko namun juga melalui online. Dan dengan banyaknya toko online sekarang, dengan menggunakan strategi video marketing akan membuat perbedaan signifikan pada kemungkinan pembelian.

Karena konsumen sekarang tidak dipuaskan dengan hanya gambar produk, melainkan mereka membutuhkan representasi realistik mengenai barang yang ingin mereka beli di online. Seperti misalnya, ketika seseorang ingin membeli pakaian, barang elektronik, atau furniture secara online, tentunya ia ingin melihat dari segala sudut mengenai barangnya dan bagaimana barang tersebut dapat berfungsi dengan baik.

Facebook Comments
Share this good stuff:
Previous post

6 Kebiasaan yang Mengubah Mimpi Menjadi Kenyataan

Next post

5 Tips untuk Meningkatkan Loyalitas Konsumen

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published.