Uncategorized

6 Kebiasaan yang Mengubah Mimpi Menjadi Kenyataan

Share this good stuff:

Ada yang mengatakan mimpi dan impian adalah hal yang serupa namun tak sama. Dan apakah Anda mengetahui perbedaan keduanya? Berikut adalah penjelasannya:

Mimpi adalah sesuatu, impian adalah melakukan sesuatu. Mimpi adalah tempat yang diinginkan, impian adalah tempat yang dituju. Dengan kata lain, impian lebih terstruktur, disengaja, abadi, dan tertanam dalam kehidupan sehari-hari, lebih dari sekedar angan-angan. Ini adalah rahasia mengubah mimpi yang fana menjadi hasil yang nyata. Berikut adalah enam kebiasaan yang dapat membantu mengubah mimpi menjadi kenyataan:

  1. Visualisasi

Visualisasi adalah teknik menciptakan apa yang Anda inginkan dari kehidupan menggunakan kekuatan imajinasi.  Dengan visualisasi dapat membantu seseorang untuk mengkonversi mimpi menjadi kemungkinan masa depan. Seperti seorang atlet olahraga, mereka menggunakan visualisasi untuk menginspirasi mereka ke keberhasilan dan mengarahkan pada kegiatan yang kompetitif. Visualisasi juga banyak digunakan oleh para pebisnis untuk membuat tujuan dan memberi aspirasi untuk diri mereka sendiri.

  1. Membuat Prioritas

Dengan memiliki gagasan yang jelas tentang apa yang Anda ingin capai dapat membantu Anda dalam membuat prioritas impian Anda. “Tujuan tertinggi”, adalah jalan untuk memulai bekerja secara strategis dengan mimpi Anda. Tujuan seharusnya memiliki derajat penekanan, bukan juga dihilangkan dari realita yang sekarang yang mana akan membuat mimpi tersebut tidak mungkin untuk dicapai. Dapat digambarkan seperti gelang karet, yang tidak memiliki derajat ketegangan dalam hal ini sama dengan penekanan, jika direntangkan secara berlebihan maka dapat menggertak kulit dan menimbulkan rasa sakit. Memperbaiki tujuan yang mana menantang, tetapi bukan berarti tidak mungkin dicapai, akan memotivasi kita untuk bekerja ke arah impian kita.

  1. Menetapkan Batu Peringatan

Ketika Anda memulai dengan akhir pikiran Anda dan menetapkan rencana aksi, Anda dapat memulai bekerja mundur dan menetapkan serangkaian tujuan sementara yang mana akan mendorong Anda maju. Seperti pendaki gunung, yang tidak memulai pendakian dari kaki gunung. Tetapi mereka mencari titik tempat untuk memulai pendakian.

  1. Memantau Kemajuan

Salah satu manfaat dari tujuan dan visi yang terstruktur adalah Anda dapat dengan jelas melihat bagaimana setiap tindakan dan usaha Anda dapat memajukan Anda. Hal ini membantu Anda untuk mendapatkan motivasi sementara mimpi, di sisi lain adalah alam bawah sadar yang membingungkan untuk diketahui dan cara mendapatkan prinsip dari mimpi.

  1. Mengikuti Dukungan

Pada kenyataannya, impian yang berorientasi pada tujuan tahan terhadap hal-hal yang negatif dan mendorong keinginan dari orang-orang untuk bercerita tentang impian mereka. Dengan berbagi tujuan dan aspirasi, maka Anda dapat memahami aspirasi, prioritas, dan konstribusi mereka terhadap kesuksesan Anda.

  1. Mengetahui Kapan Waktu untuk Menyerah

Dalam cerita yang memotivasi, kita dapat mencapai apa pun yang ada di pikiran kita dan membuat mimpi kita menjadi kenyataan, tetapi pencapaian mimpi juga berkaitan dengan realita sekarang. Mimpi-mimpi yang tidak realistis akan menghabiskan energi, waktu, dan kreativitas Anda.

Facebook Comments
Share this good stuff:
Previous post

Perencanaan Pemasaran Online untuk Semua Jenis Bisnis

Next post

8 Industri ini Seharusnya Menggunakan Strategi Video Marketing

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published.