Online Marketing

3 Tren Utama Pemasaran Online 2017 Yang Tidak Boleh Terlewat

Share this good stuff:

Sebagai seorang marketer atau pemilik bisnis, kita sudah terbiasa membuka mata pada peluang baru yang ditawarkan teknologi internet. Kita selalu berusaha update mengikuti trend terkini agar bisa menjadi yang terdepan dalam menerapkan strategi pemasaran online.

Kita paham bahwa memasarkan produk atau jasa di dunia digital bisa dibilang gampang-gampang susah. Strategi yang sudah kita terapkan tahun lalu belum tentu berhasil di tahun ini.

Perkembangan teknologi yang dinamis kadang membuat kita kewalahan dan bingung memilih mana yang sebenarnya perlu diterapkan.

Namun jangan pesimis. Kita sudah bukan lagi berada di tahap awal perkembangan digital marketing – yang semuanya harus diriset sendiri dari awal.

Terhubung dengan internet memudahkan kita berbagi informasi mengenai perkembangan praktisi dan temuan riset para marketer. Bahkan informasi semacam ini dibagikan seakan hampir real time.

Tim Internet Marketing Indonesia merangkum tren digital marketing yang masih on di tahun ini untuk kalian.

Seperti apa tren pemasaran online 2017 ?

1. Mobile Internet

Di era digital ini, hampir setiap orang yang terhubung dengan internet memiliki smart phone. Koneksi dilakukan melalui jaringan 3G atau 4G. Fleksibilitas dan mobilitas menjadi faktor kunci pertumbuhan teknologi mobile.

Dari data survey yang dilakukan APJII (Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia) di tahun 2016, pengguna internet Indonesia yang menggunakan perangkat mobile mencapai angka 63,1 juta orang (47,6%) – hampir setengah dari angka total seluruh internet user.

hasil survey apjii 2016 - internetmarketing.co.id
Perangkat pengguna internet Indonesia 2016

Angka ini diperkirakan terus meningkat, baik di tahun 2017, maupun beberapa tahun ke depan. Mengingat perkembangan teknologi mobile lumayan berkembang pesat beberapa tahun belakangan ini.

Bila bisnis Anda membutuhkan aplikasi mobile sebagai strategi pemasaran online, Anda bisa mengikuti Workshop Membuat Aplikasi Mobile 1 Hari Jadi. Anda akan dibimbing membuat mobile app tanpa harus punya kemampuan pemrograman (coding) atau pun tanpa membeli app pada pihak ketiga dengan harga mahal. Hanya dalam 1 hari, Anda sudah bisa pulang membawa aplikasi Android atau iOS untuk bisnis Anda.

2. Social Search

Kegiatan menerima dan mencari informasi di search engine milik platform social media disebut dengan social search. Pengguna mencari konten seperti berita, gambar dan video melalu kata kunci yang dimasukkan melalui fitur pencarian yang ada di sosmed.

Fungsi utama dibalik fitur ini bukan hanya menampilkan konten yang sesuai dengan kata atau frase yang digunakan user. Lebih dalam dari itu, sistem social search ini mencari hubungan relevan antara konten dan perilaku dari akun pengguna.

Baca juga: 5 Tips Menangkan Kesetiaan Konsumen

Hubungan kedua informasi ini biasa disebut dengan social relation. Contoh yang dapat jelas dilihat adalah Facebook. Saat kita mencari nama seseorang di kolom pencarian, hasil yang keluar biasanya nama orang yang sudah menjadi friend kita terlebih dahulu, teman dari teman yang kita kenal, atau seseorang berada dalam satu sekolah atau satu kota dengan kita.

Contoh lain yang sangat terlihat di Instagram. Fitur pencarian social mereka mempermudah kita menemukan konten yang relevan dengan perilaku penggunaan kita. Misal, ini adalah sugesti konten yang Instagram tawarkan pada akun pribadi saya.

social search di instagram

Yang membuat hal ini menarik adalah koneksi sosial yang tercipta antara konten dan habit pencarian saya terhadap olahraga basket. Saya tidak mem-follow setiap akun yang berhubungan dengan basket, namun hasil yang ditawarkan “mempermudah” saya menemukan hal yang menarik bagi saya sebagai user.

Kita dapat memanfaatkan algoritma pencarian sosial ini untuk pemasaran bisnis kita. Yang perlu dilakukan adalah membuat profil bisnis yang menarik di salah satu platform sosial. Usahakan mencantumkan informasi selengkap dan semenarik mungkin agar kredibilitas profil bisnis tetap terjaga.

3. Aplikasi Chat

Dalam dunia maya yang bergerak cepat ini, netizen saling berkomunikasi melalui sebuah wadah. Coba diingat, kapan terakhir kali kamu membuka aplikasi chat? Mungkin saja belum ada 5 menit yang lalu.

Ini adalah salah satu alasan penting dibalik pertumbuhan dan popularitas penggunaan aplikasi chat. Pada setiap platform hampir memiliki fitur pengiriman pesan. Kita mengingat Instagram sebagai media berbagi foto. Namun di tahun 2013 produk yang berada di bawah payung Facebook tersebut meluncurkan fitur Direct Message – membantu kita mengirim link foto secara langsung pada teman.

Selain itu, website bisnis saat ini mulai menerapkan fitur live chat, atau terhubung langsung dengan aplikasi WhatsApp. Ini sangat mempermudah komunikasi antara bisnis dan customer. Tanpa harus email atau mencatat nomor telepon, pelanggan bisa langsung bertanya atau mencari informasi dengan bisnis tersebut.

Seperti website di bawah ini misalnya. HeroSoft Media sebagai Google Partner pertama di Jawa Tengah menerapkan strategi messaging app ini di websitenya. Calon pelanggan dapat  langsung menghubungi bisnis mencari informasi yang relevan.

herosoftmedia homepage

 

Seperti itulah wajah tren pemasaran online 2017 yang dapat kami bagikan. Tren ini mungkin akan berubah beberapa tahun ke depan. Jika tidak ingin tertinggal, pilih strategi yang tepat untuk pertumbuhan bisnis mu. Semoga informasi ini berguna untuk strategi pemasaran bisnis kamu.

Facebook Comments
Share this good stuff:
Previous post

Cara Mudah Membuat Channel YouTube

Next post

Cara Mengupload Video ke YouTube dan Pengaturan Dasar